Beranda / Berita / Kepuasan Mahasiswa Program Studi S3 Ilmu Komunikasi

Kepuasan Mahasiswa Program Studi S3 Ilmu Komunikasi

Potret Kepuasan Mahasiswa Program Studi S3 Ilmu Komunikasi

Oleh: Tim Media DIKOM

Peningkatan kualitas pendidikan doktor membutuhkan langkah evaluasi yang objektif dan berkelanjutan. Dalam rangka memperkokoh iklim akademik, Program Studi Doktor (S3) Ilmu Komunikasi melaksanakan survei evaluasi kepuasan mahasiswa secara menyeluruh. Kegiatan ini menjadi media penting untuk mencermati keselarasan kurikulum, efektivitas bimbingan, dan kontribusi studi terhadap karier.

Survei yang melibatkan 59 mahasiswa aktif ini berhasil menjaring keterwakilan lintas angkatan secara proporsional, mulai dari angkatan 2020 hingga 2025. Sebaran yang merata dari mahasiswa tingkat awal hingga akhir ini memastikan hasil evaluasi mencerminkan pengalaman empiris yang objektif di setiap tahapan studi.

 

Tingginya Kepuasan terhadap Mutu Layanan dan Ekosistem Riset

 

Ditinjau dari lima dimensi utama pelayanan akademik, Program Studi S3 Ilmu Komunikasi UGM mencatatkan performa layanan yang sangat solid. Aspek keandalan (reliability) menjadi indikator dengan kepuasan tertinggi, di mana 93,75% responden memberikan penilaian sangat baik atas kokohnya pondasi teoritis-metodologis pada perkuliahan awal yang menopang proses penyusunan proposal disertasi. Tingkat kepuasan ini berlanjut pada dimensi kepastian (assurance) sebesar 93,65% melalui keberadaan Seminar Hasil Penelitian dan monitoring-evaluasi berkala yang efektif menjaga arah riset, serta dimensi daya tanggap (responsiveness) sebesar 90,62% dalam memfasilitasi fase pembimbingan. Selain itu, dukungan bukti fisik (tangible) meraih 89,06% berkat kelengkapan fasilitas Perpustakaan UGM dan sumber literatur riset, sementara dimensi empati (empathy) mencatatkan 85,94% melalui skema rekognisi kegiatan non-kuliah yang mendukung portofolio mahasiswa.  

 

Peningkatan Kapasitas Akademis dan Komitmen Evaluasi Berkelanjutan

 

Keberhasilan proses pembelajaran di Program Studi S3 Ilmu Komunikasi UGM tecermin langsung pada lonjakan kapasitas akademis para mahasiswa. Sebanyak 91,4% responden mengonfirmasi bahwa kurikulum yang diterapkan sukses membentuk kemandirian dalam merancang serta mengelola penelitian secara mandiri. Peningkatan ini berbanding lurus dengan tajamnya kemampuan analisis fenomena komunikasi dan perumusan rekomendasi kebijakan yang dirasakan oleh 82,8% mahasiswa, serta 89,7% mahasiswa yang merasa terbantu oleh pembimbingan proposal dalam mempertegas fokus kajian ilmiahnya.  

 

Sebagai langkah tindak lanjut atas aspirasi yang masuk, pengelola program studi berkomitmen melakukan perbaikan layanan secara berkesinambungan. Langkah strategis yang disiapkan antara lain penerapan sistem One Stop Service (OSS) untuk mengoptimalkan efektivitas dan kelancaran administrasi bimbingan disertasi, perumusan kebijakan adaptif serta program pendampingan psikologis guna menjaga kesejahteraan mental mahasiswa hingga penguatan infrastruktur digital berbasis teknologi informasi untuk mempermudah akses literatur secara inklusif. Melalui evaluasi berbasis data ini, Program Studi S3 Ilmu Komunikasi semakin optimis dalam melahirkan lulusan doktor yang unggul secara akademis, tangguh secara metodologis, dan responsif terhadap dinamika zaman.